Perhitungan Umur Sisa Perkerasan Lentur Berdasarkan Analisis Data Lalu Lintas pada Ruas Jalan Drs. Esau Sesa, Manokwari, Papua Barat

Perhitungan Umur Sisa Perkerasan Lentur Berdasarkan Analisis Data Lalu Lintas pada Ruas Jalan Drs. Esau Sesa, Manokwari, Papua Barat

Penulis

  • Winda Sary de Queljoe Teknik Sipil Universitas Papua
  • Made Budi Purnama Putra Teknik Sipil Universitas Papua
  • Tegar Adi Nata Teknik Sipil Universitas Papua

DOI:

https://doi.org/10.30862/jistech.v14i2.985

Kata Kunci:

Perkerasan lentur, Umur sisa perkerasan, ESAL, CESAL, AASHTO 1993

Abstrak

Jalan merupakan infrastruktur vital yang mendukung aktivitas sosial, ekonomi, dan logistik suatu wilayah. Seiring waktu, kinerja perkerasan jalan menurun akibat beban lalu lintas berulang, kondisi lingkungan, serta mutu konstruksi. Penelitian ii bertujuan untuk menganalisis umur sisa perkerasan lentur berdasarkan data lalu lintas pada ruas Jalan Drs. Esau Sesa, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Data lalu lintas dikumpulkan melalui survei selama tujuh hari pada Desember 2024 dan diolah menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indnesia (PKJI) 2023 serta Manual Perkerasan Jalan (MDPJ) 2024. Perhitungan beban lalu lintas ekuivalen (ESAL) dan kumulatif (CESAL) dilakukan untuk periode proyeksi 20 tahun (2024-2044). Hasil analisis menunjukkan nilai CESAL sebesar 2.392.429 ESAL dengan umur sisa perkerasan (Remaining Service Life) awal 98,91% pada tahun 2025 yang menurun menjadi 21,84% dengan CESAL 186.079.039 ESAL pada tahun 2044. Berdasarkan klasifikasi AASHTO (1993), kondisi jalan memerlukan pemeliharaan rutin hingga tahun 2038, overlay pada 2039-2043, dan rehabilitasi pada tahun 2044.

Diterbitkan

2025-11-03

Cara Mengutip

Perhitungan Umur Sisa Perkerasan Lentur Berdasarkan Analisis Data Lalu Lintas pada Ruas Jalan Drs. Esau Sesa, Manokwari, Papua Barat: Perhitungan Umur Sisa Perkerasan Lentur Berdasarkan Analisis Data Lalu Lintas pada Ruas Jalan Drs. Esau Sesa, Manokwari, Papua Barat. (2025). JISTECH: Journal of Information Science and Technology, 14(2), 89-94. https://doi.org/10.30862/jistech.v14i2.985